Memilih Platform yang Tepat untuk Berkarya

Proses selanjutnya yang harus kamu lakukan setelah membuat konten adalah membagikan atau mendistribusikannya. Tantangan selanjutnya yang akan kamu hadapi dalam tahap ini adalah bagaimana konten kamu bisa dilihat atau dinikmati oleh audiens yang tepat.

Salah satu cara yang bisa kamu gunakan adalah dengan membagikannya ke sebuah platform, entah itu media sosial atau layanan berbagi konten seperti webtoon atau wattpad. Tidak semua platform dimaksudkan untuk semua jenis konten, dan kemungkinan besar kamu akan menemukan bahwa performa kontenmu lebih baik saat kamu membagikannya di platform tertentu ketimbang platform yang lain.

Ini adalah beberapa tips yang dapat kamu lakukan untuk menemukan platform yang tepat untuk kontenmu.

Perhatikan Audiens

Ada 2 pendekatan yang bisa kamu gunakan dalam menentukan platform berdasarkan audiens, jika kamu sudah memiliki audiens maka pilihlah platform yang banyak digunakan oleh audiens kamu. Analisis lah platform yang audiens mu sukai dan temukan mereka di platform yang sudah mereka gunakan.

Ada beberapa cara berbeda yang dapat kamu lakukan untuk menemukan dimana audiens kamu biasanya ‘nongkrong’ online, cara yang paling mudah yang bisa kamu lakukan adalah dengan bertanya langsung kepada mereka melalui survey sederhana.

Jika kamu belum memiliki audiens yang perlu kamu lakukan adalah menentukan dulu audiens yang akan kamu tuju. Apakah konten yang kamu buat cocok untuk kalangan muda, anak-anak, atau orang yang lebih tua? Gunakanlah platform yang paling cocok dengan audiens yang akan kamu tuju.

Perhatikan Konten

Berbagai jenis konten yang berbeda akan lebih cocok dengan platform tertentu. Apakah kamu membuat video pendek atau vlog berdurasi panjang? Apakah kamu berhasil dengan GIF atau foto berkualitas tinggi? Jenis konten yang berbeda memiliki rumah online yang berbeda, jadi biarkan kontenmu yang memandu.

Jangan Takut Eksperimen

Cobalah eksperimen kecil untuk melihat performa konten kamu di berbagai platform. Misalnya, kamu memposting video di YouTube dan di Instagram dan membandingkan reaksi yang kamu dapat. Bisa jadi kombinasi materi pokok konten kamu dan target audiens kamu menghasilkan reaksi yang lebih baik di Instagram daripada di YouTube atau sebaliknya.


Kamu tidak harus memilih satu atau yang lain saat harus memilih platform. Kamu dapat memposting silang untuk memperpanjang umur kontenmu. Jika kamu memutuskan untuk memposting silang, tunggu beberapa minggu sebelum memposting di platform kedua, dan tandai salah satu postingan sebagai kanonis sehingga Google tidak menandai konten kamu sebagai duplikat.

No Comments Yet